1. Terobosan / inovasi
Peserta memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan pelayanan publik di tingkat RT/RW, khususnya dalam hal pelaporan kinerja yang masih manual, lambat, dan kurang transparan. Dengan pemahaman tersebut, peserta berupaya mengembangkan gagasan perubahan berupa digitalisasi pelayanan dan pelaporan kinerja RT/RW. Kemampuan berkreasi peserta tercermin dalam:
a. Menciptakan Ide Inovatif:
- Mengusulkan penerapan sistem pelaporan kinerja berbasis digital yang sederhana, mudah digunakan, dan sesuai dengan kondisi RT/RW.
- Mengintegrasikan prinsip kepada RT/RW dalam melaksanakan pelayanan public harus mengedepankan Pelayanan SMART ( sopan, mudah, akuntabel, rasional, dan tepat ).
b. Mengembangkan Perubahan Kerja:
- Mendorong perubahan pola pikir pengurus RT/RW dari cara kerja manual menuju sistem digital.
- Memberikan ruang partisipasi aktif warga dalam mengakses dan memberi masukan terhadap laporan kinerja RT/RW.
c. Menerapkan Inovasi yang Tepat Guna:
- Menggunakan laporan digital yang ekonomis, mudah diakses, dan ramah pengguna, sehingga dapat diterapkan di tingkat RT/RW tanpa biaya besar.
- Menghadirkan dashboard laporan digital yang menampilkan data kependudukan, kegiatan sosial, pembangunan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
- Memberikan pelatihan penggunaan laporan digital kepada pengurus RT/RW untuk memastikan keberlanjutan inovasi.
d. Orientasi pada Pemberdayaan dan Kemandirian:
- Melalui pelaporan berbasis digital, RT/RW mampu membangun tanggung jawab dan kepercayaan masyarakat, sehingga memicu partisipasi aktif dalam pembangunan lingkungan.
- Data digital yang terdokumentasi dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk program pemberdayaan ekonomi lokal, pengelolaan lingkungan dan kegiatan sosial.
- RT/RW menjadi mandiri karena mampu mengelola informasi, merencanakan program, dan mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan.
